Minggu, 06 November 2016

Yuk “TANGKAL” Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat Sejak Dini Bersama Nutrive Benecol.




Assalamu’alaikum,
Selamat Siang, hello good people...sudah makan apa aja hari ini? Adakah buah dan sayur dipiringmu? Yups, jawabannya pasti beragam ya. Ada yang sarapan ketupat sayur, bubur ayam, segelas susu&setangkup roti, bahkan ada yang cukup mengawalinya dengan secangkir kopi hangat dan gorengan atau yang lebih memprihatinkan yang tidak sempat sarapan sama sekali :( Waduuuw!!! Padahal sarapan itu penting loh, yang lebih penting lagi adalah sarapan sehat yang tentunya dengan menu gizi yang seimbang dan sesuai dengan porsi/kebutuhan setiap individu.  Yuk ah mulai hidup sehat dengan memperhatikan makanan yang kita makan, Oke ^_^


Banyak orang menginginkan hidup sehat dengan berat badan ideal tapi tanpa memperhatikan asupan gizi dan porsi makan yang dimakan setiap hari, hello...please deh ya, hidup sehat, tubuh ideal, muka kinclong itu juga perlu diupayakan juga keles nda muncul instan gitu, mie instan aja bikinnya masih butuh proses kan *eh! Intinya jika kamu ingin sehat, yuk lakukan pola hidup sehat dari sekarang tanpa tapi dan nanti. Saya jadi teringat akan obrolan beberapa waktu lalu saat berada di angkot, ada 2 orang ibu yang usianya sekitar 50an lebih gitu. Mereka berdua bercerita tentang suaminya masing-masing, saya cukup mendengarkan saja sambil senyum-senyum sesekali ikut dalam obrolannya. Jadi suami mereka berdua itu sama-sama terkena penyakit jantung, bahakan ibu yang satunya suaminya udah sampai terkena stroke dan sekarang sudah dalam tahap proses penyembuhan. Ya Allah Ya Rabbi...mendengarkan cerita mereka itu serem, menakutkan dan sekaligus menjadi pengingat buat saya juga sih untuk lebih aware menjaga pola makan dan menerapkan pola hidup sehat. Ibu itu bercerita kalau suaminya itu workholic, hobinya begadang, sehari tidur cuma 3-4 jam, udah gitu sukanya ngopi&perokok berat, apa yang dimakan juga cenderung junkfood pokonya gaya hidupnya jauh dari hidup sehat.

Nah cerita diatas cuma sedikit contoh bahwa apa yang kita makan, gaya hidup yang kita jalani sekarang akan berdampak dikemudian hari. Nda mau kan menghabiskan masa tuamu di rumah sakit/sakit-sakitan? Saya sih punya prinsip ingin menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia lahir batin, Aamiin.

Alhamdulillah, Minggu, 30 Oktober 2016 bertempat di Ecovention, Ancol saya berkesempatan mengikuti CholesTERROR Free Festival. Acara ini merupakan dukungan dan aksi nyata yang dilakukan oleh Kalbe Nutritionals yang peduli akan jumlah penyakit jantung dan stroke yang kian meningkat di Indonesia. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2013, stroke dan penyakit jantung menuduki peringkat teratas penyebab kematian di Indonesia dan menduduki dua peringkat teratas penyebab kematian di dunia.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia (tanggal 29 September) dan Hari Stroke Sedunia (tanggal 29 Oktober) dan sejalan dengan visi dan misi Kalbe Nutritionals yaitu membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan lebih baik, Kalbe yang didukung oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia serta bekerjasama dengan Klikdokter.com mengadaka Gerakan Indonesia TANGKAL Kolesterol melalui produknya Nutrive Benecol. Mau tau keseruan apa aja yang saya dapatkan selama di sini, yuk di simak.



CholesTERROR Free Festival Zone
Berbagai acara menarik sudah disiapkan di sini, mulai dari cek kesehatan (kolesterol total, cek resiko jantung koroner) sekaligus konsultasi kesehatan bersama dokter dari klikdokter.com, potobooth, Nutrive Benecol Booth, serta terdapat berbagai tenant yang ikut memeriahkan acara ini seperti Kalbe Nutritionals, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Yayasan Jantung Indonesia, Futuready.com dsb. Hadir juga beberapa narasumber dalam Press Conference Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol. 
1. Prof. DR. Dr. Budhi Setianto, Sp.JP (K) selaku Ketua Yayasan Jantung Indonesia
2. Dr. Vito A. Damay, Sp. JP, M.Kes, FIHA, FICA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klikdokter.com
3. Bapak Donny Bambang Iryanto selaku Senior Brand Manager Nutrive Benecom
4. Mr. Olavi Erkinjuntti selaku Global Director Benecol Licensing Business



                                        
Gerakan Indonesia TANGKAL Kolesterol merupakan rangkaian program edukasi dengan misi meminimalisir penderita kolesterol tinggi dan menurunkan resiko stroke serta penyakit jantung koroner di Indonesia karena kolesterol tinggi. Dampak dari kolesterol tinggi, serta tentunya penyakit jantung dan stroke, menurunkan produktivitas sumber daya manusia, dan bahkan menurunkan proporsi populasi warna negara Indonesia yang produktif dan yang berpotensi memajukan bangsa “ungkap Prof. DR. Dr. Budhi Setianto, Sp.JP (K) selaku Ketua Yayasan Jantung Indonesia”. Kalbe Nutritionals ingin menjadikan tahun 2016 sebagai momentum untuk menjadi yang terdepan dalam inovasi penurunan kolesterol, resiko stroke dan jantung koroner masyarakat Indonesia lewat rangkaian edukasi yang diadakan, disusun  untuk merubah pola pikir melalui seminar dengan dokter jantung, merubah pola makan melalui demo masak bersama ahli gizi dan merubah pola aktivitas fisik yang dipimpin oleh instruktur olahraga, karena ketiga pola tersebut sangat mendasar dalam menentukan gaya hidup seseorang, “tutur Donny Bambang Iryanto Selaku senior Brand Manager Nutrive Benecol.

Prof. DR. Dr. Budhi Setianto, Sp.JP (K) 

Upaya apa aja sih yang bisa kita lakukan supaya jantung kita sehat?
Kegiatan fisik yang dipelajari sejak kecil akan terus berlanjut hingga dewasa, hal tersebut dapat membantu seseorang mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Usia dewasa harus melakukan kegiatan fisik minimal 150 menit dengan intensitas sedang, atau 75 menit dengan instensitas yang tinggi setiap hari untuk mengurangi resiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, stroke dan 2 jenis penyakit diabetes. Faktanya setiap tahunnya, kekurangan kegiatan fisik menyebabkan lebih dari 3 JUTA kematian yang dapat dicegah. Kegiatan fisik bukan hanya berolahraga. Setiap gerakan tubuh yang menggunakan energi seperti berjalan kaki, melakukan pekerjaan rumah tangga, dan menari merupakan bentuk kegiatan fisik. Melakukan kegiatan fisik selama 150 menit dengan intensitas dalam 1 per minggu dapat mengurangi resiko penyakit jantung hingga 30% dan resiko penyakit diabetes hingga 27%. Jalan cepat, menari, melakukan pekerjaan rumah, dan kegiatan berkebun dikategorikan sebagai kegiatan fisik dengan intensitas sedang sedangkan berlari, bersepeda, berenang dan melakukan olahraga kompetitif digolongkan sebagai kegiatan fisik dengan intensitas tinggi. Dr. Vito A. Damay, Sp. JP, M.Kes, FIHA, FICA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klikdokter.com menambahkan, “Salah satu upaya untuk mencegah penyakit jantung dan stroke adalah dengan mencegah faktor utama penyebabnya seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, kebiasaan merokok, kegemukan, dan kadar kolesterol tinggi. Kolesterol jahat merupakan bagian penting dalam mekanisme terbentuknya plak aterosklerosis yang menyebabkan penyempitan dalam pembuluh darah jantung. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi makanan yang kurang sehat secara berlebihan. 

Dr. Vito A. Damay, Sp. JP, M.Kes, FIHA, FICA

Dari tadi ngomongin kolesterol mulu ya, apa sih itu kolesterol? Jadi setiap sel dalam tubuh kita mengandung kolesterol. Bentuknya seperti lemak, namun tidak bercampur dengan darah, yang merupakan air.
Ada 2 jenis kolesterol yaitu :
1. HDL  (Kolesterol Baik)
2. LDL (Kolesterol Jahat)

Level kolesterol yang direkomendasikan dalam kategori sehat adalah :
Kolesterol total dibawah 200 mg/dl, Kolesterol Baik (HDL) di atas 60 mg/dL dan kolesterol Jahat (LDL) di bawah 100 mg/dL.
Jika kita memiliki faktor resiko lainnya seperti merokok, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, maka target level untuk kolesterol total dan LDL harus lebih rendah lagi angkanya.

Mau terbebas dari kolesterol? Yuk Lakukan Pola Hidup Sehat dengan 7 Aksi “TANGKAL

1. T : Teratur Periksa Kolesterol
Kesehatan merupakan harta yang paling berharga, dan dapat diraih melalui investasi kesehatan sedini mungkin. Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan agar dapat dinikmati saat ini maupun di masa depan. Kolesterol tinggi tidak memiliki gejala, waspadalah! Jika kolesterol tinggi luput dicermati dan terlambat ditangani maka risiko terkena penyakit jantung koroner & stroke semakin meningkat. So lakukanlah pemeriksaan kolesterol 1 bulan sekali untuk memantau kadar HDL< LDL< VLDL dan TGL. Serta konsultasikan hasilnya kepada dokter ya.


2. A : Awasi Asupan dan Pola Makan
Tahukah kamu gorengan, makanan bersantan, aneka kerupuk, es krim, telur puuyuh dan aneka kue kering merupakan cemilan yang ternyata selain enak juga tinggi kolesterol! Maka dari itu konsumsilah secara bijak dan tiak berlebihan hehe. Boleh makan tapi dibatasi :)
Terkadang yang enak-enak menimbulkan kenikmatan sesaat dan efek kedepannya yang tidak enak hahaha.

3. N : Nikmati Hidup Tanpa Rokok dan Minuman Beralkohol
Katakan Tidak Pada Tembakau :
Setelah berhenti merokok selama 15 tahun, maka resiko seseorang terkena serangan jantung menurun hingga ke level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. 10% kasus penyakit jantung akibat kebiasaan merokok. 600.000 Perokok pasif, termasuk anak-anak meninggal dunia setiap tahunnya akibat terkena asap bekas rokok. Sebagian anak-anak di dunia umumnya menghirup udara yang tercemar oleh asap rokok. Saya termasuk tipe orang yang jika terpapar asap rokok alias perokok passif suka eneg, mual dan pusing tapi itu orang yang pada menebar asap tanpa merasa bersalah sudah mencemari udara bersih dan membuat orang-orang di sekelilingnya murka. Smoga pada lebih aware akan hak untuk mendapatkan udara bersih serta pada sadar kalau merokok itu sungguh merugikan. Yuk kita doain ^_^
Merokok dan minuman beralkohol dapat menyebabkan kolesterol tinggi, penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung koroner & stroke.

4. G : Giat Berolahraga Senam B-Fit
Salah satu cara menekan kolesterol adalah dengan olahraga yang menghabiskan 500 kalori dalam sekali aktivitas. Gerakan Senam B-Fit ini jika di lakukan dengan benar dapat membakar sedikitnya 500 kalori selama 45 menit latihan. Salah satu kelebihan dari senam B-Fit ini adalah latihan ini dapat dilakukan di area kerja. Berikut panduan gerakannya.

Ibu-ibu bersemangat nih melakukan Senam B-Fit
              
Me & Lovely Mom juga nda mau kalah ikutan Senam B-Fit (Foto after Senam)




Senam B-Fit bisa lihat di bawah ini ya good people! Ayo bergerak seperti saya ini Ini Gaya Senam B-Fit ala aku :)





5. K : Kendalikan Berat Badan & Hindari Stress
Kolesterol tinggi banyak diderita oleh orang dengan pola makan berlemak, gaya hidup tidak sehat dan kesibukan bekerja. Penyebab kolesterol tinggi sebenarnya adalah pola makan berlebihan, dalam hal ini terutama yang mengandung lemak jenuh seperti daging, susu, keju, mentega dan kuning telur. Tidak hanya berdampak pada mental dan fisik, stress juga dapat menyebabkan peningkatan kolesterol.

6. A : Awasi Tekanan Darah
Tekanan darah yang tidak terpantau, baik itu tekanan darah tinggi maupun tekanan darah rendah, sama berisiko bahayanya.


7. L : Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2x Sehari
2 Sajian Nutrive Benecol mengandung 3.4 gr Plant Stanol Ester yang setara dengan 6 mangkuk oat, 30 buah apel, dan 30 buah pisang. www.nutrivebenecol.com telah teruji membantu menurunkan kolesterol 7-10% dalam 2-3 mimggu disertai dengan diet rendah lemak jenuh dan kolesterol.



Sekilas Tentang Nutrive Benecol
Sudah ada yang tau belum produknya kalbe yang satu ini? Yuk kenalan dulu hehe. Ada 2 jenis #NutriveBenecol  www.nutrivebenecol.com yaitu Smothies dan Cereal.  Olavi Erkinjuntti selaku Global Director Benecol Licensing Business menjelaskan, “Menurut data global WHO, lebih dari 50% orang dewasa memiliki tingkat kolesterol yang tinggi, dan di Indonesia, angkanya mencapai 36%. Nah buat kalian penggemar cereal dan Ingin cereal yang bisa bantu turunkan kolesterol dan resiko penyakit jantung koroner? Yuk cobain #NutriveBenecol, karena di dalam Nutrive Benecol terdapat kandungan Plant Stanol Ester yang membantu menurunkan kolesterol dan resiko penyakit jantung koroner.  Ada 2 varian rasa yaitu Vanilla Veggie Mix dan Chocolate.
Keunggulan Nutrive Benecol Cereal diantaranya adalah :
1. Merupakan perpaduan gandum, oat dan berbagai jelay (barley) sehingga mengenyangkan
2. Plant Stanol Ester-nya membantu menurunkan kolesterol tinggi 7-10% dalam 2-3 minggu
3.  Tinggi serat pangan larut Inulin dari tanaman chicory (Hi-Fiber), membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner
4.   Rendah lemak & bebas lemak trans
5. Mengandung 11 vitamin & 5 mineral yang diperlukan untuk metabolisme tubuh
6.   2 sachet Nutrive Benecol (Plant Stanol Ester 3.4g) setara dengan 6 mangkuk Oats (Beta Glucan 3g)

Nutrive Benecol Smothies
Terdiri dari 4 varian rasa yaitu Strawberry, Lychee, Orange dan Blackcurrant. Manakah Nutrive Benecol yang menjadi favorite kamu? Kalau saya udah tau kan apa jawabannya, Yes Strawberry is my favorite hehehe...Nutrive Benecol terbukti lebih efektif & signifikan menurunkan kolesterol.
Saya sangat mengapresiasi dan mendukung acara Gerakan Indonesia TANGKAL Kolesterol ini, dan berharap masyarakat Indonesia sadar dan mulai menerapkan Pola Hidup Sehat agar masa depan dan generasi muda Indonesia Sehat dan Cemerlang. Terima kasih dan sampai jumpa di keseruan selanjutnya ya ^_^

Mr. Olavi Erkinjuntti

Varian Nutrive Benecol          

              
Berikut beberapa foto keseruan di CholesTERROR Free Festival

                    

                     


----------------Salam sehat---------------



Untuk informasi lebih lanjut, good people bisa intip sosial medianya agar tidak ketinggalan info terkininya :

      Website : www.nutrivebenecol.com
      Twitter : @NutriveBenecol
      Instagram : @NutriveBenecol_id
      Youtube : www.youtube.com/NutriveBenecol/





Berjalan menuju Ecovention with emak2 kece :) Thanks Mak Fika Fotonya.





7 komentar:

  1. Memeriksa kolesterol setiap bulan sih perlu tapi terkadang ada yg malah langsung setiap hari mengkonsumsi obat penurun kolesterol.. Jika terlalu banyak meminum obat apa tidak berdampak pada ginjalnya ya?
    Selagi kita muda, kita memang harus mulai memperhatikan pola makan dan pola hidup kita ya Non

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyup betul, baiknya memang mengontrol apa yang kita makan sedini mungkin, banyak bergerak, jauhi stress...smoga kita jauh-jauh sm yg namanya kolesterol dan penyakit yaa ciin :)

      Hapus
  2. Kerennnnnn,,,lengkap banget postinganya 😘.

    BalasHapus
  3. Aiiih Makasih...kecup basah emaknya duo pelipur lara :*

    BalasHapus
  4. Ak jarang banget ngecek kolesterol nih. Padahal kadang2 gejala kolesterol tinggi muncul. Kaya tengkuk sakit setelah makan lemak.

    BalasHapus
  5. Mulai sekarang coba dirutinkan aja mba :) Semangat hidup sehat, makasih yaa mba udah mampir. Slaam kenal...

    BalasHapus
  6. aku stok loh ini dirumahhh...tapi harus diumpetin dari Babam

    BalasHapus