Jumat, 27 Oktober 2017

#TolakPenyalahgunaanObat Demi Generasi Masa Depan Yang Lebih Baik!

Bismillahirrahmanirrahiim 
Assalamu'alaikum,



Tahukah anda? bahwa kondisi penyalahgunaan obat dan napza di Indonesia dalam beberapa tahun terkahir ini sudah sangat mengkhawatirkan. Data BNN-Puslitkes UI melalui Survey Nasional Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2014 menyebutkan bahwa saat ini Indonesia Darurat Narkoba. Sebanyak 4.022.702 (2,18%) masyarakat Indonesia menjadi penyalahguna narkotika dimana 91,3 % berjenis kelamin laki-laki dan 60,7% pengguna memiliki tingkat pendidikan SMU/MA sederajat.

Hal ini tentunya merupakan masalah sosial yang serius dan wajib ditangani bersama. Upaya penanganan kejahatan dan penyalahgunaan obat ini memerlukan solusi holistik pada seluruh rantai demand dan supply, baik melalui upaya preventif maupun represif. 

Maka dari itu 
pada tanggal 22 Oktober 2017  Badan POM menggelar acara lanjutan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat dengan tema yang diusung adalah "Tolak Penyalahgunaan Obat dan Napza". Saya beserta teman-teman dari komunitas Blogger Cihuy mendukung sekali aksi ini.
                   
Acara dimulai dengan long march di sepanjang area Car Free Day tapatnya dari Jalan Imam Bonjol menuju Bundaran HI dan berakhir di depan Sarinah Thamrin Plaza. Edukasi ini disampaikan kepada masyarakat atau pengunjung yang datang dengan berbagai cara diantaranya melalui jingle edukasi dan lagu-lagu perjuangan, yel-yel tolak penyalahgunaan obat dan napza, hingga pesan-pesan edukatif yang tertulis pada poster dan baner. 

Masih ingat nda ketika saya mengikuti acara Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di Bumiperta, Cibubur? Nah ini adalah acara lanjutannya, Badan POM secara konsisten terus melakukan upaya represif dan preventif dalam memerangi kejahatan penyalahgunaan obat.



Tujuannya tentunya untuk mensosialisasikan, menginformasikan, serta mengajak pemerintah, asosiasi, organisasi, pelajar, dan seluruh masyarakat Indoenesia untuk berkomitmen dan terlibat dalam upaya melindungi generasi masa depan bangsa dari bahaya penyalahgunaan obat.

Acara ini dihadiri pula oleh perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian RI (Polri), anggota Kongres wanita Indonesia (Kowani), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), serta para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMS) se-Jakarta dan mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi Farmasi di Jakarta.

                     

Kapan lagi bisa jalan santai sambil membuka wawasan tentang dunia obat-obatan, kosmetik dan juga makanan berbahaya. Terdapat banyak booth dari Badan POM di sini,  yang siap mengedukasi masyarakat yang hadir di sini. 

Antusias masyarakat pun cukup besar, terlihat dengan seriusnya mereka bertanya di berbagai booth. Ada beberapa yang menjadi poin penting di sini yang ingin saya bahas diantaranya adalah : 


  • Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) Aman

Apa sih Bahan Tambahan Pangan itu?
Bahan tambahan pangan adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan (PERMENKES No. 33 Tahun 2012).
Bahan tambahan pangan ini dapat berupa pemanis, pengental, pengasam, pewarna, dll.

Jenis Bahan Tambahan Pangan 
  • Pewarana (Biru Berlian, Allura, Caramel, dll)
  • Pengawer (Natrium Benzoat, Kalsium Propionat, dll)
  • Penguat Rasa (Monosodium Glutamat, Dinatrium Guanilat, dll). 
                         

                         
Pecinta tahu perlu wasapada tahu berformalin, ada tips untuk membedakan tahu yang berformalin. Caranya adalah, dengan meletakkan tahu diluar seharian, jika tahu tersebut dalam sehari berlendir itu artinya tahunya tidak mengandung formalin. Sedangkan jika tahunya tidak berlendir dan kenyal kemungkinan itu mengandung formalin. Karena untuk memastikannya perlu dilakukan uji terlebih dahulu. Coba nanti dipraktekan ya, apakah tahu yang kita beli aman dikonsumsi? :) Bagaimana dengan ikan asin? Pilih yang dikerubungin lalat yang baunya mencekam haha. Untuk kerupuk pun pilih yang warnanya tidak mencolok, dan mengkilap. Jika warnanya tidak merata kemungkinan juga itu menggunakan pewarna tekstil yaitu rhodamin B yang berbahaya untuk kesehatan. Intinya memang harus lebih cermat dan teliti sih dengan apa yang dibeli dan konsumsi!


  • Bahan Plastik dalam Tempat Makanan atau Minuman 

Coba perhatikan gambar di bawah ini ya :
Kotak warna putih dan sedotan adalah contoh tempat makanan yang food grade, baik digunakan sedangkan tempat minum warna orange itu contoh yang belum ada label food grade.  Label food grade ini yang ada gambarnya sendok dan garpu seperti yang ada di tempat makanan warna putih. Nah untuk sedotan juga sebaiknya pilih yang warna putih jika kita membeli yang belum ada label food gradenya. 



  • Bersama Berantas Obat Ilegal

Jangan sembarangan dalam membeli obat ya, belilah di tempat yang resmi yang sudah memiliki izin. Obat hanya bisa diperoleh di apotek atau fasilitas kesehatan yang lainnya. 
Berbicara soal obat, kita tidak boleh sembarangan minum obat loh ya, gunakan obat secara bisak dan sesuai resep dokter. Obat jika digunakan sesuai dengan kebutuhan maka akan menyembuhkan penyakit, tapi kalau digunakan secara sembarangan bisa membahayakan. 

Tahukah anda? Menembus obat resep di sembarang tempat akan membuka kesempatan mendapatkan obat palsu yang membahayakan kesehatan anda!




Yuk jadilah konsumen yang cerdas dalam menggunakan obat secara tepat dan benar. Saatnya kita berperan dan peduli. Selamatkan anak bangsa dari penyalahgunaan Napza. Bentengi generasi muda dengan iman, pengetahuan dan kasih sayang agar terhindar dari penyalahgunaan napza. Cinta Indonesia? #TolakPenyalahgunaanObat!


Satu Tindakan untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli! 
Jangan Asal Beli Obat, Jangan Beli Obat ASal. 


Wassalam,


Sumber Foto : 
Twitter #TolakPenyalahgunaanObat


******

Tidak ada komentar:

Posting Komentar