Senin, 10 Oktober 2016

PAUD Healthy Eating Habit Program Bersama Sarihusada (Yuk, Ajarkan Makan Sehat Sejak Dini)



Assalamu’alaikum,

Selamat Pagi Bunda-bunda hebat...begitu sapaan akrab yang sering saya terima dari salah satu komunitas Mom Ambasador SGM. Supaya kita senantiasa selalu bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Betul nda J

Apa yang membuat bunda-bunda bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari? Pasti banyak hal yang melatarbelakangi ya, semangat ini tentunya didukung oleh tubuh dan jiwa yang sehat dan kuat. Seperti kata pepatah kuno yang mengatakan Mens sana in corpora sano.  Nah yang membuat saya selalu bersemangat salah satunya adalah ngunyah aneka buah-buahan segar, dengan melihat warna-warninya tubuh saya sekan tersugesti “happy&Cheerful” gitu dan aura positif pun bersinar, simple ya ^_^
Kebiasaan sehat mengkonsumsi buah-buahan segar dan sayur ini harus diperkenalkan sejak dini loh, dimulai dari para orang tua sebagai role model yang akan ditiru oleh anak-anaknya nantinya.


Jumat, 2 September 2016 bertempat di Hongkong Cafe, kawasan Sharinah Thamrin Jakarta saya berkesempatan menghadiri press conference yang diselenggarakan oleh Sarihusada, PAUD Healthy Eating Habit Program. Ini adalah program baru yang diluncurkan oleh Sarihusada mengenai Program Makan Sehat untuk Anak PAUD yang mana merupakan salah satru konntribusi nyata perusahaan dalam membantu meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak. Target dari program ini adalah anak usia dini yang berada di enam PAUD daerah Jabodetabek.
Telah hadir Mr. Joris Bernard sebagai Brand Business Unit Director Sarihusada dalam sambutannya mengatakan PAUD Healthy Eating Habit Program merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjadi mitra bagi orangtua di Indonesia dalam menyediakan nutrisi untuk pertumbuhan anak.


Mr. Joris Bernard sebagai Brand Business Unit Director Sarihusada 


Tahukah Bunda? Hanya 1 dari 10 penduduk Indonesia mengkonsumsi buah&sayur dalam jumlah cukup. Heemmm…memprihatinkan kan ya melihat fakta ini, di mana kesadaran untuk hidup sehat masih tergolong minim. Padahal menurut Peraturan Kementrian Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014 mengungkapkan bahwa konsumsi buah&sayur harus mencakup 50% dari porsi sekali makan. Untuk itu diperlukan dukungan semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat untuk memberikan edukasi akan pentingnya mengkonsumsi buah&sayur sejak dini.



Kurangnya asupan buah dan sayur banyak dipengaruhi oleh kurang tepatnya feeding style/cara pemberian makan oleh orang tua. Contohnya, ada anak-anak yang trauma terhadap buah dan sayur karena proses makannya dicekoki atau dipaksa, sementara sebaliknya ada banyak orangtua yang terlalu mudah menyerah  saat anaknya menolak makan buah dan sayur. Bukan hanya berpengaruh terhadap pola makan, cara pemberian makan juga dapat mempengaruhi pembentukan kepribadian anak. So be aware ya bunda :) 

Ini loh bunda akibat pemberian makan yang salah pada anak, yang paling signifikan adalah efek jangka panjangnya karena bisa berpengaruh dalam pembentukan kepribadian anak.
Ingat ya bunda, dalam proses pemberian makan itu harus dalam keadaan sadar dan fokus. Ajari anak untuk mengunyah yang benar, jangan di emut hehe...Kebanyakan anak-anak memang sulit melakukan kedua hal ini. Oiya bunda jangan lupa untuk memberikan apresiasi/pujian jika anak mampu makan dengan duduk tenang agar si anak merasa dihargai.



Jika ada anak yang mengalami gangguan pola makan seperti cenderung menyukai jenis-jenis makanan tertentu, sebaiknya orang tua segera konsultasikan ke dokter gizi dan ke Psikolog untuk diketahui lebih detailnya apa penyebabnya dan bagaimana cara penanganannya. Karena asupan nutrisi yang bergizi dan seimbang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang  serta pembentukan karakter anak. Oleh karena itu di sini peran orang tua sangat penting untuk memperkenalkan buah dan sayur sejak dini, dan orang tua juga harus ikut mencontohkan bagaimana menu makan yang sehat, bergizi dan seimbang. Buah dan sayur mampu membuat kita menjadi lebih sehat dan menjauhkan kita dari segala penyakit. Untuk anak yang sudah bersekolah ada baiknya orang tua bekerja sama dengan sekolah/guru untuk ikut berperan serta dalam pemberian makanan sehat. Karena memberi makan yang baik dan sehat adalah tanggung jawab orangtua.

Beberapa tips agar si kecil semangat makan buah dan sayur :
  1. Buat si anak beraktivitas, karena sehabis berktivitas dia kan lapar jadi bias ditawakan mau makan apa aja 
  2. Disiplin dalam memberikan jam makan (Buat schedule yang sama antara jam makan Pagi, Snack Time, Lunch dan dinner) agar metabolismenya bekerja dengan baik
  3. Cara menyajikan makanan yang unik seperti dibuat bento yang lucu-lucu agar anak semakin tertarik untuk makan 
  4. Libatkan anak dalam proses penyiapan makanan, menceritakan kepadanya buah dan sayuran apa aja dalam setiap menu yang akan dimakan agar anak juga mengetahui berbagai jenis buah dan sayuran beserta fungsinya
  5. Berikan alat makan lucu untuk si kecil                
Nah ini dia contoh cemilan sehat yang simple : Pudding Mangga yang rasanya biasanya disukai anak-anak, lihat perpaduan warnanya aja saya naksir *eeh. Si kecil gie dan mama nurul juga menyukainya :) Saya coba menggunkan tempat untuk puddingnya dari buah naga dan jeruk baby agar si kecil juga lebih kreatif memanfaatkan benda yang ada di sekitarnya. Sesekali coba buatkan pudding/Juz buah-buahan segar ya bunda, liat reaksi pertama kali mengenal pudding/juz apakah si kecil menyukainya/sebaliknya? :)

                                 
                                                                                 
Oiya kemarin waktu baca buku Totto Chan, saya jadi inget tentang satu Bab yang membahas mengenai makanan dari laut&pegunungan. Jadi murid-murid di sana diminta untuk membawa bekal ke sekolah menu yang bersal dari laut&pegunungan. Kreatif ya, jadi sekalian belajar juga sih ini, para orang tua juga terlibat dalam menyiapkan bekal ini. Menu dari laut misalnya ada ikan, udang, dkk sedangkan menu dari pegunungan misalnya telur, daging ayam/sapi, sayuran dan buah-buahan. Biasanya orang mulai makan dengan berdoa dan mengucapkan selamat makan, di sana sebelum makan siang ada lagu wajib pengantar sebelum makan. Unik dan menarik sih, karena anak-anak cenderung suka bernyanyi kan ya bunda? hemmm...boleh juga kita coba saran dari kepala sekolah ini dengan bernyanyi seperti ini kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia

Yuk kunyah baik-baik,
Semua makananmu;
Yuk kunyah baik-baik,
Nasi, ikan, sayur!

Nah setelah selesai bernyanyi, dilanjutkan berdoa kemudian makan, seru kan hehehe. 


Sarihusada Luncurkan Program Makan Sehat untuk Anak PAUD 


PAUD Healthy Eating Program akan dilaksanakan secara resmi mulai tanggal 5 September 2016, sebanyak 300 anak didik di enam PAU JAbodetabek yakni PAUD Anggrek Bulan di Jakarta Timur, PAUD Merah Delima di Jakarta Utara, PAUD Nurul Hilal di Jakarta Barat, PAUD Permata Pesanggrahan di Jakarta Selatan, PAUD Quantum di Kota Bekasi dan PAUD At-Qiya di Kota Depok. Program ini dilakukan melalui pemberian edukasi, pelatihan, sekaligus pendampingan para orangtua di PAUD agar lebih tepat sasaran. Sepuluh fasilitator PAUD Institute, mitra program Sarihusada yang telah diberi pelatihan oleh Psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi.,M.Si., akan terlibat dalam program PAUD Healthy Eating Program.

Hadir juga Diana Beauty, sebagai Brand Manager Buah&Sayur menyampaikan beragam aspek Program PAUD Healthy Eating Habit Program diantaranya :
  1.  Dukungan penyediaan makanan bergizi buah-buahan&sayur
  2.  Pemberian Susu SGM Eksplor Buah&Sayur
  3.  Kegiatan berkebun
  4.  Seminar&Kelas Parenting bagi orang tua
  5.  Piknik Bersama ke Taman Buah Mekarsari


Sebagai Puncak acaranya adalah Piknik bersama ke Taman Buah Mekarsari sekaligus sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2016 nanti. Wow, menarik dan seru-seru ya acaranya.


Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) juga menyatakan dukungannya dalam program Kebiasaan Makan Sehat. Kampanye nyata seperti pemberian asupan buah buah dan sayur kepada anak-anak PAUD, serta kegiatan-kegiatan edukasi yang melibatkan orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam menjaga proses tumbuh kembang anak dan hak mendapatkan pendidikan bagi anak-anak Indonesia. 


Arist Merdeka Sirait

Di akhir acara ada penampilan anak-anak berbakat dari Styliz Studio Bandung yang menampilkan Dance yang super energik dan lincah, anak-anak ini juga suka makan buah&sayur loh. Rasanya pengen ikutan ngedance nih megikuti gerakannya. Sungguh menghibur dan memukau kami semua yang datang.

Saya di sini juga ikut memberikan dukungan dan bertekad untuk mengkampanyekan Pemberian Makan Sehat seperti buah dan sayur dengan mencontohkan dalam kehidupan sehari-hari saya, ajak semua lapisan masyarakat untuk lebih aware akan kesehatan pribadi dan keluarganya sejak dini. Karena anak yang sehat berawal dari orangtua/keluarga yang aware akan pola hidup sehat :) Terima kasih sarihusada untuk saharing ilmunya yang bermanfaat dan Smoga Saraihusada makin sukses dan selalu mengadakan event-event seperti ini, ditunggu keseruan selanjutnya ya. 

Salam Sehat dan Semangat mengkampanyekan hidup sehat ^_^  
 
Anak-anak dari Styliz Studio Bandung yang Gerakannya Energik!

Bersama Moms Blogger siap Kampanyekan PAUD Healthy Eating Habit Program 


Foto bersama PAUD Pilihan 
Salah satu PAUD Pilihan, PAUD Meri Stroberi At Qiya, Cipayung Depok

Ini loh MoodBooster saya yang bikin Semangat :)




Untuk keseruan dan informasi seputar kegiatan sarihusada, nutrisi, tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga bisa dilihat di web http://www.sarihusada.co.id/ atau di akun media sosialnya :
Twitter : Nutrisi Untuk Bangsa 
              @Nutrisi_Bangsa
Facebook : Nutrisi untuk Bangsa 




Sumber Foto :
Beberapa diambil dari Bunda Diah Arini dan Mak Nurul Dwi Larasati, Terima kasih yaa udah di izinin memakai fotonya :) 


8 komentar:

  1. eh iya, gak boleh maksa anak untuk makan yang dia kurang suka ya, jadinya malah trauma, pelajaran buat aku nih yang masih suka maksa, jadi picky deh dia

    BalasHapus
  2. Iya seperti itu ka, makasih yaa sudah mau berkunjung kemari :)

    BalasHapus
  3. Whooo 50% harus sayur dan buah ya... *ngitung* kayanya saya masih banyakan karbo deh... :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyo mba, idealnya seperti itu :) Yuk bumil harus kecukupan nutrisinya hehe

      Hapus
  4. Nah suka dilema ni. Anak sukanya makan yang itu2 aja. Akhirnya bahan yang sama dibedain cara olah dan disusupin bahan lain, hahaha.

    BalasHapus
  5. Waaaah, acaranya seru yaaa... sebagai ibu saya sering keteteran saat harus menyiapkan makanan sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, seru banget mba...bertaburan ilmu pastinya kalau ikutan acara semianr dari NUB :) Homemade selain sehat emang mesti diperjuangkan yaa mba ternyta hehe. Tetap semangat mba rani ^_^

      Hapus