3 Hari Belajar Asyik Bersama Danone Blogger Academy - Batch 2

Danone Blogger Academy (DBA) merupakan program hasil kerjasama Danone dengan Kompasiana, yang bertujuan untuk memberikan pengayaan kepda blogger seputar bidang nutrisi dan kesehatan demi terciptanya konten kesehatan ala warga yang berkualitas.    Lalu apa saja rangakaian kegiatan dari DBA ini? Secara garis besar dibagi menjadi 4 tahap, yaitu :  1. Akademi Menulis  2. Filed Trip  3. Pembuatan Karya  4. Graduation
"Otak yang cerdas dan hati yang baik merupakan kombinasi yang bagus,      kalau ditambah lagi dengan lidah yang terdidik ataupun                    kemampuan menulis itu baru spesial(Nelson Mandela)     


Bismillahirrahmanirrahiim,

Kamis 20 September 2018, menjadi hari yang mengejutkan, rasanya speecless saat diberitahukan bahwa saya terpilih menjadi salah satu peserta Danone Blogger Academy - Batch 2. Siang jam 11.51 smartphone berdering, waktu diangkat bilang dari kompasiana tapi belum ngeh karena waktu itu sedang meeting jadi saya minta maaf dan meminta buat ditelpon lagi. Sorenya jam 4.09 ditelpon lagi, singkat cerita...mengucapkan SELAMAT karena menjadi peserta terpilih Danone Blogger Academy - Batch 2! Lalu mas yang telpon saya juga memberitahu bahwa peserta yang telah mendaftar ada sekitar 600an, makin bengong deh, masih nda nyangka soalnya hehehe. Really...I’m so happy and lucky rasanya...Alhamdulillah, all praises to Allah. 


Danone Blogger Academy (DBA) merupakan program hasil kerjasama Danone dengan Kompasiana, yang bertujuan untuk memberikan pengayaan kepda blogger seputar bidang nutrisi dan kesehatan demi terciptanya konten kesehatan ala warga yang berkualitas.    Lalu apa saja rangakaian kegiatan dari DBA ini? Secara garis besar dibagi menjadi 4 tahap, yaitu :  1. Akademi Menulis  2. Filed Trip  3. Pembuatan Karya  4. Graduation

http://microsite.kompasiana.com/danonebloggeracademy
Ini akan menjadi pengalaman baru juga menantang pastinya, bisa berkumpul dengan peserta Danone Blogger Academy dari berbagai daerah. Sebanyak 20 peserta yang terpilih, dengan latar belakang beranekaragam. Mulai dari aktivis, freelancer, karyawan swasta, dosen, penulis buku, bahkan masih ada yang lanjut kuliah jenjang S2. Well see, yang menarik buat saya sendiri adalah mereka itu orang-orang hebat loh tapi semangatnya buat belajar luar biasa, salut...saya harus belajar banyak dari mereka (salam sama senior hihihi).



Danone Blogger Academy, apa sih itu?

Danone Blogger Academy (DBA) merupakan program hasil kerjasama Danone dengan Kompasiana, yang bertujuan untuk memberikan pengayaan kepada blogger seputar bidang nutrisi dan kesehatan demi terciptanya konten kesehatan ala warga yang berkualitas.

Lalu apa saja rangakaian kegiatan dari DBA ini? Secara garis besar dibagi menjadi 4 tahap, yaitu :

1. Akademi Menulis
2. Filed Trip
3. Pembuatan Karya
4. Graduation

Wiiih seru nda tuh rangkaian kegiatannya? Apalagi ada sesi graduation, anggap saja ini adalah kuliah S2 hehehe.  

Untuk pertama kalinya DBA diselenggarakan pada tahun 2017 dengan tema “Nutrisi Tercukupi, Lingkungan Sehat Lestari”, sedangkan DBA Batch 2 ini tema yang diangkat adalah “Nutrisi Menyeluruh Untuk Hidup Berkelanjutan”.


Akademi  Menulis

Yap, akademi menulis ini sudah berlangsung selama 3 hari (29,30 September 2018 dan 6 Oktober 2018) yang berlokasi di Danone Academy, Gedung Cyber 2 Lantai 9, Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Mulai dari jam 9.00 – 18.00. Selama tiga hari, para peserta akan dibekali dan menerima materi dari sejumlah akademisi, praktisi dan profesional.  Sungguh hari yang sangat padat dan kaya ilmu bergizi pokoknya. 

Informasi mendalam tentang nutrisi, kesehatan, dan edukasi penulisan dari praktisi terkait. Konsep penyampaian materinya pun dikemas dengan atraktif dan santai, menariknya selama pelatihan berlangsung, peserta didampingi oleh mentor baik dalam proses belajar maupun konsultasi di luar kelas. 

Yang bikin nda ngantuk dan semangat setiap hari kita ada energizing, games dan juga ice breaking...jadi belajarnya nda spaneng gitu...serius tapi santai hehehe. Suasana belajarnya dibuat melingkar. 






3 Hari Belajar Asyik Bersama Danone Blogger Academy - Batch 2 


Day 1 : 29 September 2018 

Antusias, excited juga deg-degan. Kira-kira begitu rasanya jika diungkapkan. Bertemu dengan orang-orang baru itu selalu asyik. Tema hari 1 adalah “Aku dan teman-teman Baru”, masih terekam jelas dalam ingatan saya saat kita saling menyebutkan nama masing-masing dan setelah itu saya berusaha mengingat nama 19 peserta lainnya. 




Sebelum masuk ke materi yang cukup serius, ada ice breaking lanjut games yang membuat kita jadi lebih mengenal para peserta. Caranya adalah tiap 1 orang kita ajak bicara dan menanyakan hal-hal terkait yang ada di secarik kertas. Jika ada yang cocok kita minta parafnya, dan yang jadi juaranya adalah yang paling cepat selesai dengan paraf di semua kotak! Yeaay, ini seru banget sih...jadi tahu kebiasaannya para peserta hehehe.

“Banyak yang jago nulis, tapi kurang di konten. Begitupun sebaliknya, padahal 2 hal ini penting dalam menyampaikan informasi khususnya isu gizi dan kesehatan di Indonesia”, ungkap Bapak Arif Mujahidin, Direktur Komunikasi Danone Indonesia saat membuka secara resmi Danone Blogger Academy Batch 2. 

Danone memiliki visi “One Planet One health”  dengan Misinya “Bring Health Through Food To As Many People As Possible”.  Perusahaan yang tidak mencari keuntungan semata, membuat makanan tanpa merusak lingkungan itu penting karena ini merupakan bisnis untuk kebaikan. 

                           


Danone : Comitment to Sustainability 

Danone memiliki komitmen untuk hidup berkelanjutan, banyak program yang telah dilakukan Danone dalam hal ini diantaranya adalah :

1. Protection of Watersheds, Improved Water Quality, Quantity & Access
        REJOSO KITA dan MERAPI PROJECT

2. Reducing CO2, sustainable packaging
        Bijak Berplastik Movement

3. Nature early life through education and empowerment program communities
  • Taman Pintar Yogjakarta
  • Isi Piringku Campaign 
  • Warung Anak Sehat (WAS)
  • First 1,000 Days Institute
4. 1000 Days of Life’s Ambassador (HPK)

Narasumber yang hadir dihari pertama yaitu : 

  • Ir. Doddy Izwardi, MA, Direktur Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatan RI : Pentingnya Pemenuhan Nutrisi Pada 1000 HPK Guna Mencegah Terjadinya Stunting Pada Anak. 
  • Dr. Ir. Nana Mulyana Arifjaya, Dosen Hidrologi dan Pengelolaan DAS di Fahutan IPB Bogor : Air Sebagai Sumber Kehidupan 
  • Meizal Rossi, Konten Kreator : Belajar Video Untuk Blog


Cegah Stunting , Itu Penting!

Apa sih Stunting itu?
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya. Kekurangan gizi ini terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal kehidupan setelah lahir, tetapi baru nampak setelah anak berusia 2 tahun. 

Nah makanya penting banget buat Ibu hamil menjaga asupan nutrisinya dan selalu kontrol untuk mengetahui perkembangan janinnya. Wahai para suami, buatlah ibu hamil bahagia dan jauh dari stres ya. 

Stunting bisa dicegah melalui 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Jadi jika seseorang sudah ingin dan siap menikah sangat penting untuk merencankan kehamilan yang sehat. Pastikan kesehatan yang baik dan gizi yang cukup demi lahirnya generasi yang sehat bebas stunting! 1000 HPK yang optimal bisa dicapai dengan gizi yang tepat, akan mencegah penyakit masuk sehingga tumbuh kembang sang anak optimal dan terhindar dari stunting. 

3 komponen utama penanggulangan Stunting :
  • Pola Asuh
  • Pola Makan
  • Air Bersih Sanitasi
Beberapa poin penting yang saya hihglight dari beberapa narasumber : 
  • Stunting dilihat berdasarkan panjang badan per umur atau tinggi badan per umur. 
  • Stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktivitas, dan dampak kedepannya menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan serta kesenjangan. 
  • Akibat stunting diantaranya adalah :
1. Gagal tumbuh, hal ini bisa dilihat dari berat lahir rendah, kecil, pendek, kurus, daya tahan rendah dan mudah sakit. 
2. Gangguan perkembangan kognitif, nilai sekolah dan keberhasilan pendidkan
3. Gangguan metabolisme tubuh, berisiko gemuk dan terkena penyakit tidak menular

Tak heran bapak Presiden sampai menugaskan beberapa kementrian untuk memberantas Stunting, melihat akibat yang ditimbulkannya. 

“Jangan sampai ada lagi yang namanya gizi buruk” 

“Tidak ada anak yang sepantasnya kekurangan gizi di negara berpendapatan menengah seperti sekarang ini” karena Gizi adalah Investasi Bangsa.    (Presiden Joko Widodo). 


Day 2 dan Day 3 nya nanti bersambung ya ceritanya...sementara ini dulu yang bisa saya bagi, sampai jumpa dipostingan selanjutnya yang lebih seru dan asyik ^_^ 


           


1 komentar:

  1. Seru banget ya acaranya.. nambah temen nambah ilmu pengetahuan.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.