Inovasi dan Digitalisasi, Kunci UMKM Perempuan Bangkit Saat Pandemi

Hadirnya pandemi membuat banyak orang menjadi kreatif dan mendadak banyak orang jadi berjualan/berwirausaha. Efek pandemi emang dirasakan oleh semua sektor tak tekecuali oleh para pelaku UMKM. Beberapa teman di komunitas banyak sekali yang mulai melirik berwirausaha, rata-rata berjualan makanan. Mereka memanfaatkan skill juga peluang, karena setiap orang butuh makan ;)

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. Tapi kondisi pandemi membuat UMKM semakin terpuruk dan berimbas pada perekonomian yang semakin melambat. Well, hadirnya pandemi memang tidak serta merta menutup peluang, tapi justru menjadi batu loncatan untuk dapat bangkit dari situasi yang tak menentu ini. 

Kini saatnya UMKM naik kelas, bangkit dari keterpurukan dan memanfaatkan platform digital dengan tujuan mengatasi perekonomian di masa pandemi. Pelaku UMKM harus melek digital, selalu berinovasi dan adaptif agar berkembang. Perlu diketahui bahwa peran perempuan begitu nyata. Faktanya perempuan memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap perekonomian keluarga juga bangsa! Yes, tahu nda bahwa 60% pelaku UMKM adalah perempuan, ia hadir sebagai Pahlawan ekonomi Indonesia. 




Jumat, 18 Desember 2020, Danone Indonesia bersama Women Will menyelenggarakan webinar dengan tema yang bertajuk “Perempuan UMKM : Berkembang dengan Memanfaatkan Teknologi Digital” .

Hadir sebagai pembicara :
  • Destri Anna Sari, Asisten Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM
  • Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia
  • Dora Songco, Product Marketing Manager for Brand & Reputation Google Indonesia 
  • Jonathan End, Digital & Growth Consultant
Kendala yang dihadapi saat ini adalah terkait dengan strategi pemasaran, yakni menggunakan teknologi digital. So, dalam hal ini Danone Indonesia berkolaborasi dengan Woman Will dari Google Indonesia memberikan literasi digital untuk 700 mitra bisnis di Indonesia. 


Tentang Woman Will dari Google Indonesia

Woman Will, membantu wanita memanfaatkan teknologi untuk membangun keterampilan, mendapatkan inspirasi, dan terhubung satu sama lain melalui pelatihan, acara dan advokasi. 

Saat wanita sejahtera, semua sejahtera. Pernah dengar quote ini? Banyak hal yang mendorong parempuan untuk berwirausaha, kalau aku pribadi sih selain untuk mendapatkan tambahan penghasilan juga untuk mengasah keterampilan dalam berwirausaha. karena dalam berwirausaha banyak ilmu loh yang bisa kita dapatkan, mulai dari cara berjualan, menghitung laba-rugi, belajar karakter para pembeli dls. 


Tantangan yang dihadapi untuk berwirausaha 
  • Kekurangan keterampilan praktis, seperti keterampilan marketing dan relasi bisnis
  • Akses ke sumber modal terbatas
  • Takut gagal dan kurang percaya diri
  • Kewajiban untuk berkeluarga
  • Sudah nyaman dengan pekerjaan saat ini

Ayo percepat pertumbuhan bisnis dengan teknologi digital

Pelaku UMKM harus terus berinovasi dan mau bertransformasi mengubah model bisnis dari konvensional menjadi adaptif menggunakan teknologi digital. Yes, digital marketing is a must, apalagi saat pandemi seperti ini. Kenapa harus digital marketing? Dengan digital marketing, kita akan semakin mudah menjangkau pasar yang lebih luas. 

Selain itu menurut data dari (We Are Social Indonesia Digital Report 2020), ada 175,4 juta orang yang menggunakan internet dengan durasi rata-rata 7 jam 59 menit, 160 juta menggunakan social media dengan durasi rata-rata 3 jam 26 menit. Dari data tersebut bisa kita simpulkan bahwa peluang untuk memasarkan produk terbuka lebar melalui teknogi digital, jangkaunnya pun lebih luas bisa ke pasar internasional!

Destry Anna Sari, Asisten Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM, mengatakan bahwa Perempuan merupakan sumber kekuatan perekonomian untuk Indonesia saat ini, apalagi ditengah pandemi seperti ini. Teknologi saat ini sangat berperan penting dalam ekosistem usaha termasuk usaha mikro.



Fyi nih, Danone Indonesia juga memiliki 2 program unggulan yang melibatkan perempuan atau para ibu rumah tangga loh, yakni Warung Anak Sehat (WAS) dan AQUA Home Service (AHS). Kedua program ini dapat memberikan peluang bagi para perempuan untuk memperkuat ekonomi keluarga. 

Warung Anak Sehat (WAS) merupakan program pemebrdayaan perempuan dari Danone Specialized Nutrition dengan pemberdayaan ibu pengelola kantin sekolah di sejumlah sekolah dasar di Indonesia. Tujuannya membangun kesadaran pentingnya gaya hidup sehat terutama untuk anak usia SD melalui variasi makanan yang sehat. 

Sedangkan AQUA Home Service (AHS) merupakan program pemebrdayaan perempuan binaan Danone Indonesia yang berfokus pada pemenuhan hidrasi dan nutrisi. Pemberdayaan dilakukan terhadap ibu rumah tangga dengan cara berjualan AQUA galon. 


 

1 komentar:

  1. kondisi pandemi seperti saat ini, mau gak mau jalan keluarnya mmg online. moga para perempuan pelaku umkm bisa bangkit dari keterpurukan.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.