Busui Wajib Baca ini! 5 Tips Agar ASI Lancar!

Bayi sehat, bayi bertumbuh dan berkembang dengan baik adalah kebahagiaan serta pencapaian buat kita sebagai orangtua pastinya! Kebahagiaan yang tidak dapat ditukar dengan apapun ;)

Setiap Ibu pasti ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya, tak terkecuali ASI hingga bayi berusia minimal 2 tahun. Setelah menjadi Ibu aku baru merasakan yang namanya perjuangan memberikan ASI/menyusui itu bagaimana, tak seindah negeri dongeng, apalagi di masa-masa awal kelahiran si bayi. Ada aja drama yang mengiringi perjuangan menyusui, tapi alhamdulilah semua sudah terlewati ;)

Hadiah TERINDAH di kala Pandemi ;)


Sedikit cerita tentang proses menyusui Baby L, hari pertama ia lahir alhamdulillah aku langsung bisa menyusuinya…ASI pertamaku keluar, kolostrum namanya. Ingat banget aku dibantu sama suster saat di rumah sakit bagaimana cara menyusui yang benar, mulai dari perhatikan pelekatannya dan mulut sang bayi, pastikan bagian aerolanya sudah masuk semua ke dalam mulut bayi. Begitu kira-kira pesan suster saat mengajariku. 

Asi lancar nda jadi jaminan tak ada drama menyusui lainnya, yup yang aku rasain selama proses menyusui Baby L diawal-awal adalah puting pernah lecet, masih belum nemu posisi nyaman buat menyusui, payudara bengkak hingga akhirnya aku melakukan pijat laktasi. 

Tanpa dukungan suami tercinta juga keluarga mustahil aku bisa melewati ini semua dengan pikiran yang waras dan bahagia. 


ASI adalah Tanda Cinta, Nutrisi Terbaik Untuk Sang Buah Hati

ASI adalah asupan terlengkap untuk bayi dan perjuangan ini sangatlah penting karena masa depan anak berawal dari ASI. 

Setiap Ibu akan menghasilkan ASI sesuai kebutuhan bayinya secara alami. Namun, terkadang Ibu mengalami kendala dalam menghasilkan ASI untuk bayinya. Misalnya, beberapa Ibu menyusui mengalami beberapa kasus yang membuat produksi ASI kurang berjalan lancar. Sebagai ibu lainnya yang mengalami kendala ringan dalam menyusui, biasanya mencoba mengonsumsi makanan yang dapat menjadi ASI booster. ASI booster adalah istilah untuk jenis asupan yang dapat berfungsi dalam melancarkan produksi ASI. 

Bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayi merupakan kebahagiaan tersendiri terutama bagi seorang Ibu. Sebab, selain bisa memberikan asupan gizi terbaik, ASI juga bisa mempererat hubungan antara ibu dan anak secara psikologis. 

Yes, momen menyusui akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bersama si kecil. Saat bayi menatap dengan penuh cinta, mata berbinar-binar sehabis menyusu, senyuman manis sebagai ungkapan terima kasih itu semua bikin meleleh.

Kini Baby L berusia 5 bulan dan Alhamdulillah masih full ASI, aku bertekad dan berusaha untuk tetap bisa memberikan ASI minimal sampai ia berusia 2 tahun, sesuai dengan yang tertulis di Al-quran.

Perjalanan menyusuiku memang masih panjang sih, setidaknya ada beberapa tips yang ingin aku bagi berdasarkan pengalaman pribadi saat menyusui Baby L.


5 Tips Agar ASI Lancar

1. Tetap Menyusui 

Ketika merasa produksi ASI sedikit, jangan berhenti menyusui si kecil ya. Karena, gerakan dari mulut bayi akan memberikan stimulus pada payudara sehingga merangsang tubuh ibu untuk memproduksi ASI. 

Prinsip pengeluaran ASI adalah tergantung permintaan. Semakin sering diminta, maka ASI yang diproduksi semakin banyak.  Pernah denger omongan orang yang bilang begini, sering-sering disusui deh bayinya ntar juga lama-lama keluar ASI nya kok.  Semacam merangsang payudara gitu untuk mengeluarkan ASI, awal menyusui terkadang ada yang ASI nya belum keluar di hari pertama bahkan ada yang sampai hari ketiga baru keluar ASI nya. Tapi gpp kok, karena bayi bisa bertahan tanpa minum ASI selama 3 hari so jangan buru-buru kasih sufor hihihi. 

Kuncinya adalah semakin banyak menyusui, semakin banyak ASI yang dihasilkan. Jadi ketika payudara sudah kosong maka akan terjadi permintaan untuk mengisi kembali. That’s why pengosongan payudara dengan maksimal mampu memperlancar produksi ASI. Ingat prinsip ASI adalah supply by demand!!!.

Menurut IDAI, bahwa ASI diproduksi melalui proses kompleks yang mencakup faktor fisik dan emosional  serta interaksi banyak hormon terutama hormon prolaktin. Setelah bayi dilahirkan dan plasenta dikeluarkan, kadar hormon progesteron dan estrogen ibu menurun sehingga kadar prolaktin akan meningkat dan dimulailah produksi ASI (kontrol endokrin). Setelah beberapa hari kadar prolaktin secara bertahap berkurang tetapi produksi ASI dipertahankan bahkan meningkat karena mekanisme umpan balik yaitu dengan mengosongkan payudara (kontrol otokrin). Oleh karena itu, peningkatan kadar prolaktin diperlukan untuk meningkatkan produksi ASI, tetapi tidak untuk mempertahankan produksi ASI. Jika pengosongan payudara tidak dilakukan secara teratur dan sempurna, produksi ASI akan berkurang. Sebaliknya, makin sering dan sempurna pengosongan payudara menyebabkan peningkatan produksi ASI.

2. Memompa ASI dengan rutin dan teratur 

Yup, salah satu cara untuk membuat payudara cepat kosong dengan maksimal adalah dengan memompa. Cara ini aku lakukan saat Baby L sudah menyusu tapi payudara masih terasa penuh atau saat payudara sudah terasa penuh namun sang bayi belum waktunya untuk menyusu atau masih terlelap tidurnya. 

Biasanya aku kompres payudara dengan menggunakan air hangat terlebih dahulu sebelum pumping, rasanya lebih nyaman dan hasil pumping-nya juga meningkat. Lakukan pumping sekitar 10 menit pada masing-masing payudara. 

3. Makan Menu Gizi Seimbang dan Hidrasi yang Cukup 

Busui itu porsi makannya bisa 2 kali lipat, sehari bisa makan lebih dari 3 kali belum lagi cemilan-cemilannya hehehe. Maklum tiap abis disedot sama bayi bawaannya pasti laper, karena ternyata menyusui itu sama juga dengan membakar kalori loh! Pantesan aja tiap abis nyusuin kok ya laper dan keringetan berasa kek abis workout aja ;) 

To be honest, aku tuh suka takjub sendiri dengan porsi makanku sejak jadi busui…hahaha. Gpp yang penting sehat, eeeits tapi tetap perhatikan menu yang dikonsumsi ya. Usahakan dalam setiap kali makan menunya gizi seimbang, agar ASI yang dihasilkan juga berkualitas *tsaaah. Selain itu perhatikan juga kebutuhan hidrasi, karena busui itu minimal harus minum 3 liter per hari. Sebelum dan sesudah menyusui usahakan untuk minum terlebih dahulu. Sejak jadi busui galon di rumah itu cepet banget abisnya, suamiku aja sampai heran…tapi itu justru lebih baik karena busui jangan sampai dehidrasi atau kekurangan cairan!

4. Pijat Oksitosin 

Nah ini nda kalah pentingnya, dari hamil hingga menyusui hampir tiap hari aku dipijitin sama suamiku tercinta. Rasanya kalau udah dipijitin tuh enak, badan berasa seger lagi gitu. Namanya busui, kadang posisi menyusui yang salah atau kebanyakan nunduk itu bisa jadi bikin pegel loh! 

Ritual sebelum tidur adalah massage alias pijetan, minta suami buat pijat oksitosin. Seringnya setelah dipijat ASI ku spontan netes, kek air mancur ngucur gitu hehehe…jadi kalau lupa pakai penampung ASI bisa basah deh baju. Bisa disimpulkan bahwa pijat memang terbukti memperlancar produksi ASI  ;)

5. Konsumsi Asupan Gizi Pelancar ASI 

Cara lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah memenuhi kebutuhan gizi ibu yang menjadi sumber ASI tersebut. Disarankan agar ibu mengonsumsi makanan yang mengandung banyak zat yang meningkatkan produksi ASI seperti daun katuk, telur, kacang-kacangan, dll.

Setiap aku makan semangkok sayur daun katuk, telur, kacang-kacangan rasanya emang ASI makin lancar aja ngalirnya, entah sugesti atau apa tapi itu beneran ngaruh di aku sih. Kadang tiap orang hasilnya bisa beda-beda sih ya!


Pernah ada yang nanya ke aku, eeeh kamu minum ASI booster nda sih? Waktu awal-awal sih iya. Bahkan sebelum melahirkan alias saat usia kehamilan masuk 37 minggu/9 bulan lebih aku udah minum ASI booster, tentunya atas resep dokter kandungan ya. Seingatku aku mengonsumsi ASI booster hingga usia Baby L 3 bulan, setelah itu habis aku stop nda minum lagi karena ngerasa ASI ku masih lancar. 

Hingga aku tersadar bahwasanya mengonsumi ASI booster itu perlu bukan hanya untuk meningkatkan jumlah ASI tapi juga kualitas ASI. Nah, poinnya adalah bukan Cuma jumlah ASI aja yang meningkat tapi kualitasnya juga! Kalau ngandelin dari asupan makanan sih bisa aja, tapi karena terkadang aku juga ada kalanya nda makan sayur atau mungkin jumlahnya tidak mencukupi so salah satu upayanya ya dengan mengonsumi ASI booster!

           

Milmor Plus, Si Pelancar ASI… Sahabat ibu menyusui!


Yuhu, kini ada cara yang lebih mudah loh untuk memperoleh semua kandungan gizi yang baik untuk meningkatkan produksi ASI, yakni dengan mengonsumsi Milmor Plus. Milmor Plus adalah suplemen yang mengandung kombinasi alami untuk membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. 

Kandungan Milmor Plus sebagai berikut :

1. Ekstrak Daun Katuk 200 mg

2. Ekstrak Biji Fenugreek 600 mg

3. Ekstrak Buah Silymarin 200 mg

 

Ketiga kandungan ini terkenal sebagai galactogogues, yaitu penstimulan kelenjar di payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak. Dari ketiga kandungan tersebut yang baru aku dengar adalah Ekstrak Buah Silymarin. Karena rata-rata di setiap ASI booster itu mengandung Ekstrak Daun Katuk dan Ekstrak Biji Fenugreek dimana manfaatnya sama-sama untuk memperlancar ASI. Sedangkan Ekstrak Buah Silymarin (Silybum Marianum) selain berfungsi untuk menambah ASI juga dapat membantu menjaga fungsi hati. Saat menyusui, tidak jarang sang ibu harus begadang untuk menyusui si kecil di malam hari, padahal metabolisme hati bekerja maksimal di malam hari. Untuk itu, ibu harus memenuhi kebutuhan zat gizi penting untuk menambah produksi ASI dengan minum Milmor Plus. 


3 Keunggulan yang dimiliki oleh Milmor Plus sebagai ASI booster diantaranya adalah : 

  • Milmor Plus satu-satunya produk pelancar ASI yang mengandung ekstrak buah Silmarin
  • Milmor Plus sudah bersertifikasi halal
  • Kandungan ekstrak daun katuk dan ekstrak biji fenugreek  dalam Milmor Plus juga besar 

Cara Minum, Kemasan, dan Harga

  • Cara Minum  : Milmor Plus diminum 3x sehari 2 kaplet salut selaput
  • Kemasan :  1 Box  Milmor Plus berisi 6 blister, dimana masing-masing blister terdiri dari 10 kaplet salut selaput
  • Harga : Harga bervariasi, sekitar Rp50.000,-/2 blister               

Oiya Milmor Plus bisa didapatkan di Century Health Official Store Shopee : https://bit.ly/MilmorPLus Kalau mau dapat tambahan diskon 10%, masukkan kode voucher CENTMELIN. Untuk informasi dan promo menarik dari Milmor Plus, follow IG @milmor_plus ya!

Buat seluruh pejuang ASI, tetap semangat ya…bersama kita bergandengan tangan untuk berusaha memberikan ASI untuk buah hati kita tercinta, minimal 2 tahun. Yang perlu dingat, ASI booster paling utama adalah pikiran dan perasaan bahagia loh. So, just be happy and enjoy breastfeeding bersama Milmor Plus, Sahabat Ibu Menyusui ! ;) 




5 komentar

  1. Baby Lyosha gemesin banget sih gayanya. Pantesan sehat terus karena mimik ASI nya banyak berkat booster ASI yang bagus juga.

    BalasHapus
  2. Gemes banget bun baby nya 🤗

    BalasHapus